Sinusitis
merupakan ancaman
yang sangat berbahaya. Bakteri merupakan penyebab sinusitis yang paling utama.
Bakteri menyebabkan tumbuhnya daging keras yang menumpuk disinus.
Kadang-kadang
bakteri ini bisa sangat resisten terhadap antibiotik sehingga pengobatannya
menjadi sangat sulit. Bakteri yang umumnya menjasi sinusitis adalah chlmydia.
Infeksi yang parah akan menyebabkan kematian.
Sinusitis
maksilaris dpaat menjadi komplikais infeksi pernapasan atas. Sedangkan
sinus-sinus frontalis belum berkembang pada anak kecil. Sinusitis menimbulkan
gejala seperti demam, nyeri tekan pada daerah sinus yang terkena. Infeksi dapat
berulang atau menetap kadang-kadnag menyebabkan batuk dan post nasal
drip.
Sinusitis sendiri pada umumnya tidak
berbahaya. Namun perlu diingat, sinus paranasalis adalah rongga yang sangat
dekat dengan otak. Lokasi yang dekat ini berpotensi menimbulkan komplikasi yang
serius karena infeksi dapat menyebar melalui tulang dan pembuluh darah.
Bila infeksi dari sinus menyebar ke otak maka tidak menutup kemungkinan
dapat terjadi meningitis dan abses otak yang dapat mengancam nyawa.
Sinusitis dapat disebabkan oleh
virus, bakteri, alergi, ataupun jamur. Selain faktor penyebab yang telah
disebutkan, ada juga faktor yang mempermudah seseorang mudah terkena sinusitis,
yaitu kelainan anatomi rongga hidung.
Walaupun
masih berukuran kecil, sinus maxiliaris (dibelakang pipi) dan etmoid (diantara
mata) telah ada sejak lahir. Setelah besar kemudian akan mulai terbentuk rongga
sinus lainnya, yaitu rongga di dahi dan rongga di belakang tulang hidung.
Sinus-sinus ini pun dapat terinfeksi.
Gejala penyakit
sinusitis ini tidak begitu jelas banyak tanda-tanda sehingga sering kali tidak
diperhatikan penderita. Keluhan yang paling banyak dikemukakan adalah sekret
hidung yang mukopurulen dan berbau. Penderita sinusitis terkadaing juga
mengeluh bau hidung.
Sinus yang
sakit akan tampak gelap.Pada foto posisi water tampak adanya udem mukosa atau
cairan dalam sinus.Jika cairan tidak penuh maka tampak gambaran air fluid
level.
Pengobatan
sinusitis maksila dalah mengeluarkan cairan yang ada dalam kavum sinus yaitu
dengan cara irigasi. Irigasi dilakukan di meatus inferior denagn menggunakan
alat disebut troicart. Terapi diatermi dialkukan apabila ada kelaianan masih
berupa udem mukosa.
Infeksi
sinusi sinusitis, sakit gigi atau rahang dapat menyebabkan timbulnya nyeri
kepala. Bahkan beberapa penyakit seperti radang selaput otak, tumor otak,
infeksi maupun kelainan pada bidang THT sering disertai nyeri kepala

Tidak ada komentar:
Posting Komentar